Kamis, 01 Mei 2014

Jangan Berhenti Berdoa

Kisah nyata, terjadi di Pakistan. Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan)
tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencanaakan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang
kedokteran, yang akan membahas penemuanterbesarnya di bidang kedokteran.
Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami
gangguan dan harus mendarat di airportterdekat.
Beliau mendatangi ruangan penerangan danberkata: Saya ini dokter special, tiap menitnyawa manusia bergantung ke saya, dansekarang kalian meminta saya menunggupesawat diperbaiki dalam 16 jam?Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika andaterburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuanmanda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira denganmobil 3 jam tiba.
Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebutdan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit,tiba-tiba cuaca mendung, disusul denganhujan besar disertai petir yang mengakibatkanjarak pandang sangat pendek.
Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadarmereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihatsebuah rumah kecil tidak jauh darihadapannya, dihampirilah rumah tersebut danmengetuk pintunya.
Terdengar suara seorangwanita tua: Silahkan masuk, siapa ya?
Terbukalah pintunya.Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebutuntuk istirahat duduk dan mau meminjamtelponnya.
Ibu itu tersenyum dan berkata: "Telpon apa Nak? Apa anda tidak sadar adadimana? Disini tidak ada listrik, apalagitelepon. Namun demikian, masuklah silahkanduduk saja dulu istirahat, sebentar sayabuatkan teh dan sedikit makanan utkmenyegarkan dan mengembalikan kekuatananda."
Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepadaibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara
ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang
terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibutersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap
sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnyadengan do'a yang panjang.
Dokter mendatanginya dan berkata: DemiAllah, anda telah membuat saya kagumdengan keramahan anda dan kemuliaan akhlakanda, semoga Allah menjawab do'a-do'a anda.
Berkata ibu itu: Nak, anda ini adalah ibnusabil yang sudah diwasiatkan Allah untukdibantu. Sedangkan do'a-do'a saya sudahdijawab Allah semuanya, kecuali satu.Bertanya Dr. Ishan: Apa itu do'anya?Ibu itu berkata: Anak ini adalah cucu saya, diayatim piatu. Dia menderita sakit yang tidakbisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang adadisini. Mereka berkata kepada saya adaseorang dokter ahli bedah yang akan mampumenyembuhkannya; katanya namanya Dr.Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini,yang tidak memungkinkan saya membawa anakini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apadi jalan. Makanya saya berdo'a kepada Allahagar memudahkannya.
Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambilterisak: Allahu Akbar, Laa haula wala quwwatailla billah. Demi Allah, sungguh do'a ibu telahmembuat pesawat rusak dan harus diperbaikilama serta membuat hujan petir danmenyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkansaya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lahDr. Ishan Bu, sungguh Allah swt telahmenciptakan sebab seperti ini kepadahambaNya yang mu-min dengan do'a.Ini adalah perintah Allah kepada saya untukmengobati anak ini.
Kesimpulan:Jangan pernah berhenti berdo'a sampai Allahmenjawabnya.
dari status seorang teman di facebook

Label: ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda